Konsultan Pajak Pulo Selong Jakarta Konsultan Pajak Setiabudi Cara Melapor Spt Pajak Online (step By Step) – Sepulsa

Cara Melapor Spt Pajak Online (step By Step) – Sepulsa

Bagi engkauyg telah memiliki penghasilan, tentunya melaporkan pajak adalah sebuah kewajiban. Terlepas dari apakah kamu telah menjadi wajibpajak, ataupun hanya perlu melapor.
Kamu yg secara umum memiliki penghasilan lebih berdasarkan 60 juta rupiah per tahun, boleh dibilang menjadi wajibpajak yang harus membayar pajak. Adapun yg belum, memang kamu tidak wajibbayar pajak. Tapi engkaupermanen dianjurkan buat melapor lho!
Dulu memang caranya lebih rumit, dimana kamu harus tiba ke kantor pajak. Nah tapi waktu ini Dirjen Pajak sudah menaruh terobosan baru berupa pelaporan via online memakai e-Filling.
Baca Juga Apa itu PTKP?, Bayar Pajak Mobil OnlineCara Mengisi SPT Tahunan Pribadi
Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) merupakan dokumen yg wajibdilaporkan oleh setiap orang yang telah bekerja pada Dirjen Pajak. Walaupun engkaubukan seseorang harus pajak, dimana penghasilannya masih di bawah Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP), engkautetap harus lapor SPT.
Pelaporan SPT ini pun umumnya diberikan batas saat 31 Maret setiap tahunnya. Apabila pembayarannya sudah melebihi batas saat, umumnya akan ada hukuman sampai teguran yg bisa diterima oleh para pelapor.
Adapun caranya, ikuti saja yuk langkah-langkah di bawah ini!Memilih Jenis SPT yg Sesuai
Ada beberapa jenis SPT yang harus kamu isi, dan semuanya bergantung berdasarkan status yg engkaumiliki saat melaporkan.Jika penghasilan kamu kurang menurut RP 60 juta per tahun, engkausanggup lapor menggunakan 1770SS (Karyawan/Pegawai), 1770 (Pegawai menggunakan penghasilan tambahan lain, & 1770 (Bukan Pegawai)Jika penghasilan engkautelah lebih dari RP 60 juta per tahun, kamu bisa lapor memakai 1770S (Karyawan/Pegawai), 1770 (Pegawai dengan penghasilan tambahan lain, & 1770 (Bukan Pegawai)
Prosedur pengisiannya pun gampang. Kamu sanggup mengisi eksklusif di halaman website Dirjen Pajak, ataupun mengunduh formulir SPT buat kemudian diupload pulang.
Jika sudah memilih jenis SPT yang sinkron, kamu sanggup lanjut ke termin berikutnya.Mempersiapkan Dokumen Untuk Membantu Pengisian SPT
Untuk masing-masing SPT, dokumen yg diperlukan buat membantu pengisiannya pun bhineka. Berikut ini merupakan beberapa dokumen yg akan diminta oleh Dirjen Pajak.SPT Tahunan PPH (Sangat Sederhana/SS), yakni 11770SBukti potong 1721 A1 (buat Pegawai Swasta).Bukti potong 1721 A2 (untuk Pegawai Negeri).SPT Tahunan PPh (Sederhana/S), yakni 1770S1721 A1 (untuk Pegawai Swasta).1721 A2 (buat Pegawai Negeri).SPT Tahunan PPh jenis 1770Penghasilan lain pada luar pekerjaan.Bukti potong A1/A2.Neraca dan laporan laba rugi (pembukuan).Rekapitulasi bulanan peredaran bruto dan biaya(norma).
Bagi kamu yang memiliki status menjadi seorang karyawan, buat mendapatkan bukti potong pajak maka kamu mampu meminta ke bagian HRD ataupun keuangan. Tergantung siapa yg mengurus bagian honorpada perusahaanmu.
Mengapa dokumen pendukung ini harus ada? Karena pada prosesnya nanti kamu akan diminta buat memberitahuakn, atau mengupload dokumen penunjang tersebut. Untuk lalu diperiksa sang para petugas pajak.
Nah, lanjut ke pembahasan primer ayo. Mengenai langkah-langkah mengisi SPT secara online dengan e-Filling.Langkah-Langkah Mengisi SPT Online menggunakan e-Filling
Berikut ini merupakan langkah-langkah yg wajibdilakukan untuk bisa melaporkan SPT secara online.#1 Mendapatkan EFIN
Bagi engkauyg baru pertama kali melakukan pengisian SPT secara online pasti cukup resah mendengar beberapa istilah asing. Salah satunya adalah EFIN, apa itu, dan bagaimana cara mendapatkannya?
EFIN merupakan semacam kode unik yg sanggup dihasilkan sang setiap pelapor pajak. EFIN dijadikan persyaratan pertama buat mampu melakukan pelaporan secara online. Untuk mendapatkannya engkaucukup mengakses laman Dirjen Pajak dan melakukan pendaftaran .
Setelah registrasi, kamu akan dikirimkan EFIN via email ataupun menggunakan pos ke alamat rumah sesuai dengan KTP yang engkaumiliki. Bila terlalu usang, silahkan datangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sinkron dengan domisili KTP mu dan kamu bisa meminta EFIN di sana.#dua Login ke Laman Website Dirjen Pajak (DJP) Online
Pertama-tama masuklah ke halaman DJP Online, kemudian tambahkan NPWP, Password, & Capthca. Setelah itu kamu sanggup langsung klik Login untuk masuk ke halaman dashboard yang engkaumiliki.#tiga Memilih e-Filling (atau) eForm
Nah sebagaimana yang sudah kami jelaskan sebelumnya, engkaumampu pilih buat pribadi mengisi SPT secara online ataupun manual buat diupload balik .Pilih e-Filling jika ingin pribadi mengisi SPT pada laman website. Tentu koneksi internet wajibtersambung terus.Pilih e-Form buat mengunduh formulir SPT, isi secara offline, & kemudia menguploadnya kembali ke laman DJP online.
Dalam artikel ini, kami akan menerangkan, cara mengisi SPT online. Adapun bagi kamu yang mengunduh formulir mampu permanen mengikuti artikel ini. Lantaran secara prinsipnya sama, tetapi caranya saja tidak sinkron (manual & offline).#4 Mengisi SPT dan Menjawab Pertanyaan yg Ada pada Formulir Online
Setelah pilih e-Filling, engkaumampu pribadi klik Buat SPT pada pojok kanan atas. Setelah itu engkauakan langsung masuk ke halaman pengisian SPT.
Isilah pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalam formulir tersebut. Nah, kelebihan pengisian secara online adalah waktu engkautelah selesai menjawab pertanyaan tersebut maka secara otomatis halaman website akan memberikan jenis formulir yg sesuai.
Misalnya bila kamu harus mengisi menggunakan SPT 1770S, pada bagian bawah pertanyaan tadi secara otomatis akan muncul tombol SPT 1770 S dengan formulir. Klik saja pilihan tadi.
Lagi, kamu pula sanggup memilih proses pengisian formulir ini. Bisa dengan formulir online, menggunakan pedoman, sampai dengan upload SPT. Silahkan pilih sinkron dengan kemampuanmu.#5 Mengisi Data Formulir SPT
Dalam hal ini, engkauyang mengisi menggunakan formulir online, sanggup pribadi lanjut ke pengisian data SPT. Nah terdapat beberapa pertanyaan yang akan ditanyakan.
Mulai dari Tahun Pajak, Pengisian Ke-…, hingga data-data penghasilan, harta yang dimiliki, hingga bukti potong, & semacamnya.
Khusus buat bagian bukti potong & kolom harta, engkauakan menemukannya di bagian Lampiran I & Lampiran II. Cukup mengisi sesuai dengan yg kamu miliki.
Tetapi spesifik buat bagian bukti pangkas, silahkan isi sesuai menggunakan dokumen bukti pangkas yg telah engkauminta sebelumnya dari pihak pemberi kerja. Lantaran apabila ada ketidaksesuaian data, nantinya engkaunir akan bisa melakukan submit formulir online tersebut.#6 SPT Nihil
Ini dia termin yang acapkali menyebalkan Kantor konsultan pajak jakarta. Bila sudah mengisi seluruh formulir, engkauakan diberikan rangkuman pada dalam kolom SPT Anda.
Jika data yg kamu masukkan, mulai dari penghasilan, harta, sampai potongan pajak, telah sahih. Seharusnya Status SPT yang terdapat adalah Nihil.
Bila ada ketidak sesuaian data maka kamu akan menerima goresan pena Lebih Bayar ataupun Kurang Bayar. Jika telah begini, engkaunantinya harus herbi petugas pajak buat menuntaskan kasus ini.
Nah lanjut! Jika pengisian telah sahih, lakukan verifikasi & DJP akan mengirimkan Token ke email yg didaftar. Masukkan Token yg dikirimkan tersebut ke kolom Kode Verifikasi dan klik Kirim SPT lalu Selesai.Penutup
Nah memang untuk yg satu ini, kadang-kadang mengesalkan. Apalagi jika terjadi lebih bayar ataupun kurang bayar.
Meski demikian kami tetap menganjurkan kamu buat menjadi warganegara yang baik & melaporkan SPT secara amanah dan benar. Toh waktu ini proses pengisiannya sudah jauh lebih mudah menggunakan ketersediaan e-Filling ini bukan?
Baca Juga Berapa sih Nilai Pajak Kendaraanmu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *