4 Cara Mengolah Limbah Jadi Berkah Skala Rumah Tangga

4 Cara Mengolah Limbah Jadi Berkah Skala Rumah Tangga

Salah satu cara untuk menjaga lingkungan adalah melakukan proses daur ulang menggunakan bahan yang sudah tidak terpakai lagi. Cara ini sebenarnya adalah tahapan mengolah limbah menjadi berkah, terutama pada pemanfaatan tingkat lanjut. Bukan hal yang sulit untuk melaksanakannya, hanya perlu kemauan untuk belajar dan kesadaran menjaga lingkungan.

Cara Mengolah Limbah Jadi Berkah yang Mudah

Banyak cara mengolah limbah jadi berkah dalam skala rumah tangga artinya tidak membutuhkan usaha yang banyak serta dana yang melimpah. Cukup keterampilan yang biasa dimiliki oleh ibu rumah tangga.

Jika Anda perhatikan dengan baik, disekitar rumah pasti ada barang yang tidak terpakai. Namun, seringkali Anda kesulitan untuk membuangnya. Hal ini bisa terjadi karena mungkin bentuknya yang unik atau mendapatkannya sulit.

Toples Kaca dan Celengan

Anda dapat tetap menggunakan berbagai toples bekas sebagai tempat penyimpanan bumbu dapur atau selai dan sambal yang dibuat sendiri. Manfaatkan pula toples yang terbuat dari plastik sebagai tempat menyimpan uang atau biasa disebut celengan. Dengan cara ini Anda akan mendapatkan tiga manfaat sekaligus, yaitu mengurangi sampah, belajar menghemat uang, dan belajar menabung.

Mengubah Bahan Perca dan Kain Bekas

Selain bekas toples, Anda juga dapat mengubah perca bekas menjadi berbagai bahan yang baru. Misalnya keset pada ruang-ruang tertentu atau sebagai lap dapur atau kendaraan.  Nilainya akan bertambah jika Anda memiliki keahlian menjahit bahan kain.

Percantik dengan hiasan bunga-bungaan, tepi jahit , atau yang lainnya. Bahkan, Anda bisa memperoleh tambahan penghasilan, jika mampu membuat keset yang cantik, cempal tahan panas, lap dapur yang menarik dari bahan perca tersebut.

Replanting Sisa Sayuran

Anda dapat mengirit biaya dapur dengan melakukan penanaman kembali sisa sayuran yang telah digunakan. Terutama tanaman yang yang masih memiliki akar. Misalnya selada, daun bawang, seledri, serta bawang merah.

Anda dapat menggunakan bekas toples plastik sebagai tempat menanamnya. Tinggal membeli media tanah yang sesuai di toko tanaman. Sejalannya waktu, jika sayuran tersebut sudah rimbun, Anda tidak perlu lagi membelinya dalam jumlah banyak jika hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Membuat Eco Enzym

Sampah sayuran terutama buah-buahan dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan eco enzyme. Gunakan kulit jeruk dan gula merah yang sesuai dengan ketentuan pembuatan Eco Enzyme, sehingga larutan yang dihasilkan akan berbau jeruk. Dengan memanfaatkan sisa potongan buah ini, maka Anda sudah mengurangi produksi sampah.

Tidak hanya digunakan sebagai Eco Enzyme, Anda juga dapat memanfaatkan sisa sayuran tersebut untuk membuat pupuk organik yang nantinya dapat dimanfaatkan   sebagai penyubur tanaman.

Banyak cara mengolah limbah menjadi berkah. Kuncinya adalah niat yang besar dan usaha yang maksimal. Dampaknya pun cukup positif, selain berkontribusi menjaga lingkungan, Anda pun dapat memiliki sumber penghasilan yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *