Kegiatan Untuk Stimulasi Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun

Kegiatan Untuk Stimulasi Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun

Melakukan kegiatan stimulasi perkembangan anak adalah hal yang perlu dilakukan orang tua agar tidak terjadi keterlambatan perkembangan pada sang buah hati. Tahapan stimulasi pun berbeda-beda dan disesuaikan dengan umur mereka.

Stimulasi anak usia 5-6 tahun pun berbeda dengan usia dibawahnya. Lantas kegiatan apa saja yang bisa merangsang perkembangan si kecil di usia 5-6 tahun? Berikut ini adalah berbeda kegiatan yang dapat dilakukan untuk melatih motorik kasar, motorik halus, kemampuan berbicara, serta sosialisasi dan kemandirian.

Motorik Kasar

Motorik kasar adalah tahapan perkembangan gerak yang meliputi keseimbangan dan juga koordinasi antara anggota tubuh. Pada tahapan perkembangan anak usia 5-6 tahun ini setidaknya mereka sudah harus bisa berjalan lurus, dan berdiri dengan satu kaki. Nah, stimulasi yang bisa diberikan agar si kecil bisa melakukannya adalah sebagai berikut.

  1. Mengajari mereka mengendarai sepeda
  2. Bermain bola bersama seperti tangkap dan lempar bola atau bermain bola sepak
  3. Kemudian mengajari berlari, lompat satu kaki, dan bisa juga lompat jauh
  4. Dan mengajari sepatu roda

Motorik Halus

Motorik halus buah hati anda juga harus dikembangkan. Perkembangan motorik halus adalah perkembangan gerak yang mana perkembangan gerakan ini meliputi otot kecil dengan koordinasi mata-tangan. Pada umur 5-6 tahun setidaknya mereka sudah mulai diajarkan cara menulis, menggambar, belajar angka, dan belajar waktu seperti jam, hari, dan bulan. Agar mereka bisa melakukan semua hal tersebut bisa diajari dengan cara berikut.

  1. Latihlah anak untuk mengenal angka 1-6, kemudian 7-10. Anda bisa menggunakan metode mengenalkan angka apa saja, lebih baik juga dengan metode yang simpel agar anak lebih cepat mengenal angka
  2. Buatlah agar si kecil memiliki hobi tertentu, seperti mengumpulkan batu-batu indah dan sebagainya. Bantulah anak untuk menghitung benda yang dikumpulkan
  3. Ajarilah buah hati untuk belajar memasak, bisa mengajari masak dengan resep yang simpel.

Bicara Bahasa

Mulai mengajarinya untuk mulai berkomunikasi adalah hal penting harus dilakukan. Tahap perkembangan pada usia ini adalah agar ia bisa mengerti lawan kata, mengenal warna, mengerti pembicaraan dengan 7 angka atau lebih, dan sebuah bisa mengidentifikasi angka. Beberapa kegiatan memang bisa dilakukan antara lain:

  1. Bermain tebak-tebakan dengan buah hati, mintalah si kecil menyebutkan nama benda yang ada di dekatnya
  2. Latihan anak untuk mengingat-ingat kembali, misal menanyakan apa saja kegiatan sudah dilakukannya dalam sehari
  3. Ajari anak untuk menjawab pertanyaan, seperti pertanyaan “mengapa……”
  4. Mengajari anak untuk mengenal uang logam

Sosialisasi dan Kemandirian

Ini adalah tahapan stimulasi perkembangan anak yang akan mengajarkan buah hati untuk memilih jiwa sosial dan memiliki kemandirian. Seperti mengungkapkan rasa simpati, mematuhi aturan, dan sudah bisa berpakaian sendiri tanpa dibantu. Latihan memang bisa diajarkan antara lain:

  1. Ajak anak berbicara tentang hal atau perasaan sedang ia rasakan, tunjukan anda peduli dengan apa yang dibicarakan anak
  2. Ajari anak untuk menggunakan kata-kata yang tepat untuk mengungkap maksudnya kepada teman
  3. Minta anak untuk memilih pakaian sendiri dan mintalah untuk menggunakannya sendiri.

Itulah beberapa kegiatan bisa dilakukan untuk stimulasi perkembangan anak pada usia 5-6 tahun. Pastikan juga untuk memberikan makanan tinggi nutrisi dan gizi, jika perlu berikan juga makanan pendamping seperti susu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *